Wujudkan Tata Kelola Aset Akurat, Bawaslu Kota Mojokerto Hadiri Launching "Transformer"
|
Dalam upaya memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan aset negara, Bawaslu Kota Mojokerto menghadiri peluncuran program inovatif bertajuk "Transformer" (Tahun Inventarisasi Aset Negara Sajikan Formula Manajemen Aset Yang Akurat). Kegiatan yang diinisiasi oleh Bawaslu Provinsi Jawa Timur ini diselenggarakan secara daring pada Senin (26/1/2026). Hadir dalam agenda tersebut, Koordinator Divisi SDM, Organisasi, dan Diklat (SDMO) Bawaslu Kota Mojokerto, Dian Pratmawati, dengan didampingi oleh Plt. Kepala Sekretariat, Kasubbag Administrasi, serta Staf Pengelola Barang Milik Negara (BMN).
Program "Transformer" bukan sekadar akronim, melainkan sebuah gerakan strategis untuk mengoptimalkan tata kelola kekayaan negara melalui inventarisasi komprehensif. Semangat utama dari program ini adalah menggeser paradigma lama, dari sekadar pencatatan administratif menjadi manajemen aset yang lincah dan berorientasi hasil. Dian Pratmawati menyampaikan bahwa langkah ini sangat krusial bagi lembaga seperti Bawaslu untuk memastikan setiap fasilitas negara yang digunakan dapat dipertanggungjawabkan secara tepat.
"Ini adalah bagian dari transformasi digital kami. Dengan data yang akurat, kita tidak hanya mengelola barang, tapi mengelola nilai dan manfaatnya bagi negara," ungkapnya.
Berdasarkan peluncuran tersebut, terdapat lima tujuan utama yang ingin dicapai melalui program Transformer:
Formulasi Strategis: Merumuskan cara pengelolaan aset yang lebih efektif untuk mendukung keputusan manajerial.
Penyajian Data Akurat: Melakukan validasi ulang jumlah, nilai, dan kondisi terkini Barang Milik Negara (BMN)
Tertib Administrasi: Mengejar standar akuntansi pemerintahan yang tinggi demi mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Optimalisasi Aset: Mengidentifikasi aset yang belum terpakai (idle) agar lebih produktif dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
Transformasi Budaya: Mengubah pola pikir pengelola aset menjadi asset manager yang profesional.
Kegiatan ini menegaskan komitmen Bawaslu dalam penguatan tata kelola data. Melalui program ini, diharapkan seluruh informasi mengenai aset negara akan terintegrasi dalam satu sistem informasi yang menjadi satu-satunya sumber kebenaran data (Single Source of Truth). Dengan implementasi "Transformer", Bawaslu Kota Mojokerto siap mendukung terciptanya pengelolaan aset yang bersih, transparan, dan berdaya guna tinggi bagi kelancaran tugas-tugas pengawasan pemilu ke depan.