Bawaslu Kota Mojokerto Lakukan Visit Media ke Disway Mojokerto untuk Perkuat Kerja Sama Pengawasan Pemilu
|
Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pengawasan pemilu, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Mojokerto melakukan kunjungan silaturahmi dan koordinasi dengan Disway Mojokerto pada Senin, 23 Februari 2026. Kunjungan ini tidak hanya bertujuan untuk mempererat hubungan antara lembaga, tetapi juga untuk membangun sinergi dalam pelaksanaan tugas pengawasan pemilu yang lebih partisipatif di masyarakat.
Dalam pertemuan yang berlangsung akrab dan produktif di kantor Disway Mojokerto di Gayaman, Bangsal, Bawaslu Kota Mojokerto diwakili oleh ketiga komisionernya: Dian Pratmawati, Ilham Bagus P, dan Eri Setiawan. Mereka diterima langsung oleh Direktur Disway Mojokerto, Andung Achmad K.
Dian Pratmawati, Ketua Bawaslu Kota Mojokerto, menjelaskan bahwa meskipun tidak ada tahapan pemilu yang berlangsung saat ini, pengawasan pemilu tetap berjalan. Bawaslu memiliki sejumlah agenda penting yang harus dilaksanakan, salah satunya adalah Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB), yang merupakan bagian dari tugas pengawasan secara rutin. Dian menekankan pentingnya koordinasi dengan KPU dan lembaga terkait lainnya dalam memastikan validitas data pemilih.
“Pengawasan tidak berhenti hanya karena tidak ada pemilu. Kami terus melakukan konsolidasi dengan berbagai pihak untuk menjaga kualitas demokrasi dan memastikan data pemilih yang akurat,” ujar Dian.
Selain itu, Bawaslu juga tengah fokus pada pengawasan pemutakhiran data partai politik berkelanjutan untuk memastikan Pemilu yang demokratis dan akuntabel di masa depan. “Ini adalah bagian dari tanggung jawab kami untuk menjaga integritas pemilu yang akan datang,” tambah Dian.
Selain itu, Bawaslu Kota Mojokerto juga tengah mempersiapkan langkah-langkah terkait perubahan dinamika politik yang berkembang, seperti keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memutuskan adanya pemilu pusat dan daerah secara terpisah. Mereka juga memperhatikan kemungkinan adanya masa transisi yang menyebabkan kekosongan jabatan DPRD Provinsi, Kabupaten/Kota pada 2029, di mana pemilu daerah baru akan diadakan pada 2031.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Disway Mojokerto, Andung Achmad K, menyampaikan kesiapan pihaknya untuk menjalin kerja sama lebih erat dengan Bawaslu Kota Mojokerto, terutama dalam hal sosialisasi mengenai demokrasi, pemilu, dan pengawasan partisipatif. Andung menegaskan bahwa Disway Mojokerto siap berperan serta dalam kegiatan sosialisasi yang akan diselenggarakan oleh Bawaslu, dengan menyediakan tim liputan yang siap mengawal jalannya kegiatan tersebut.
“Meski Pemilu 2029 masih lama, kami ingin memastikan masyarakat sudah mempersiapkan diri, memahami hak dan kewajiban mereka sebagai pemilih, serta mencegah praktik politik uang,” ujar Andung.
Melalui kunjungan ini, Bawaslu Kota Mojokerto berharap dapat memperkuat kolaborasi dengan media lokal, seperti Disway Mojokerto, guna membangun kesadaran publik yang lebih baik terkait pengawasan pemilu dan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam proses demokrasi.
Kerja sama ini diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk terlibat dalam pengawasan pemilu secara langsung dan memastikan bahwa setiap tahapan pemilu berjalan dengan transparansi dan akuntabilitas tinggi.
Penulis: Nur
Fotografer : Rofik
Editor: Ryzal