Bawaslu Kota Mojokerto dan Politeknik Internasional Tamansiswa Mojokerto Tandatangani MoU
|
Bawaslu Kota Mojokerto dan Politeknik Internasional Tamansiswa Mojokerto resmi menjalin kerja sama melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dalam rangka memperkuat sinergi di bidang pendidikan politik, demokrasi, dan pengawasan partisipatif, Kamis (17/9/2026).
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Ketua Bawaslu Kota Mojokerto, Dian Pratmawati, bersama Direktur Politeknik Internasional Tamansiswa Mojokerto, Martani Husein. Kegiatan tersebut dilaksanakan bersamaan dengan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026 di Politeknik Internasional Tamansiswa Mojokerto.
Ketua Bawaslu Kota Mojokerto, Dian Pratmawati, menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki posisi strategis sebagai ruang pendidikan dan pengembangan budaya demokrasi. Melalui kerja sama tersebut, Bawaslu berharap dapat memperluas edukasi kepemiluan sekaligus mendorong keterlibatan mahasiswa dalam pengawasan partisipatif.
“Kerja sama ini menjadi ruang bagi kita untuk memperkuat pendidikan politik, pengawasan partisipatif, pengembangan Pojok Pengawasan, maupun literasi demokrasi. Harapannya, MoU ini tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi dapat diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi mahasiswa dan masyarakat,” ujar Dian.
Menurutnya, mahasiswa merupakan salah satu kelompok masyarakat yang memiliki potensi besar untuk terlibat dalam penguatan demokrasi. Karena itu, pemahaman mengenai kepemiluan, hak dan kewajiban sebagai warga negara, serta pentingnya partisipasi masyarakat perlu terus ditingkatkan sejak berada di lingkungan perguruan tinggi.
“Perguruan tinggi memiliki lingkungan akademik yang sangat potensial untuk menjadi ruang tumbuhnya budaya demokrasi. Karena itu, kolaborasi ini diharapkan dapat melahirkan kegiatan-kegiatan yang konkret dalam meningkatkan literasi demokrasi dan pengawasan partisipatif,” lanjutnya.
Dian menambahkan, kerja sama dengan Politeknik Internasional Tamansiswa Mojokerto dapat dikembangkan melalui berbagai kegiatan edukatif, seperti diskusi kepemiluan, pendidikan politik, literasi demokrasi, pengembangan Pojok Pengawasan, serta kegiatan lain yang mendorong partisipasi mahasiswa dalam mengawal proses demokrasi.
Melalui kerja sama tersebut, kedua lembaga dapat mengembangkan berbagai program yang relevan dengan kebutuhan pendidikan dan kepemiluan, sekaligus memberikan ruang bagi sivitas akademika untuk memperoleh pengetahuan dan pengalaman terkait demokrasi serta pengawasan pemilu.
Penandatanganan MoU ini diharapkan menjadi awal dari pelaksanaan berbagai program kolaboratif antara Bawaslu Kota Mojokerto dan Politeknik Internasional Tamansiswa Mojokerto. Kerja sama tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pengawasan partisipatif di Kota Mojokerto dengan melibatkan perguruan tinggi sebagai salah satu mitra strategis.
Dengan adanya sinergi tersebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami proses demokrasi dan kepemiluan, tetapi juga memiliki ruang untuk berkontribusi dalam menjaga kualitas demokrasi melalui pendidikan politik, literasi demokrasi, dan pengawasan partisipatif.
Penulis : Cak Jazz
Editor : Cak Nur