Lompat ke isi utama

Berita

Bukan Sekadar Kumpul Rutin, Giat ‘Baperan’ Bawaslu Kota Mojokerto Bedah IKU

Bukan Sekadar Kumpul Rutin, Giat ‘Baperan’ Bawaslu Kota Mojokerto Bedah IKU

Ketua, Anggota dan jajaran sekretariat Bawaslu Kota Mojokerto gelar Baperan (Bedah Aturan Pemilu Rutinan) terkait IKU.

Mengawali langkah di awal tahun 2026, Bawaslu Kota Mojokerto kembali menggelar agenda unggulannya, Baperan (Bedah Aturan Pemilu Rutinan), Kamis (08/01/26). Namun, "Baperan" kali ini terasa berbeda karena fokus pada transformasi besar: menyelaraskan kinerja birokrasi dengan target RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional).

Ketua Bawaslu Kota Mojokerto, Dian Pratmawati, menegaskan bahwa Indikator Kinerja Utama (IKU) bukan lagi sekadar angka di atas kertas. IKU harus menjadi "ruh" yang menyatu dengan Rencana Strategis (Renstra) Bawaslu tahun 2025-2029 untuk menciptakan pengawasan yang terukur dan berdampak. Dalam arahannya, Dian menekankan pentingnya pembenahan internal. Mulai tahun ini, penyusunan Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK) di sekretariatan tidak boleh lepas dari peta jalan Renstra terbaru.

"Untuk membuat Anjab dan ABK sekretariatan, mulai tahun ini wajib disesuaikan dengan Renstra terbaru dan berpatokan pada Indikator Kinerja Utama. Ini agar setiap posisi dan beban kerja benar-benar mendukung visi dan misi besar lembaga Bawaslu", ujar Dian tegas.

Ketua, Anggota dan jajaran sekretairat Bawaslu Kota Mojokerto gelar Baperan (Bedah Aturan Pemilu Rutinan) terkait IKU.
Ketua, Anggota dan jajaran sekretariat Bawaslu Kota Mojokerto gelar Baperan (Bedah Aturan Pemilu Rutinan) terkait IKU.

Lebih jauh, Dian memaparkan bahwa Bawaslu Kota Mojokerto kini memegang mandat untuk mendukung pencapaian target RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) 2025-2029. Terdapat tiga program prioritas yang akan menjadi fokus utama, yakni:
- Penguatan Pendidikan Pengawasan Pemilu Partisipatif;
- Pengawasan Pendataan DPT Berkelanjutan; dan
- Penguatan dan Integrasi Sistem Informasi Pengawasan Pemilu.

Senada dengan hal tersebut, Anggota Bawaslu Kota Mojokerto, Ilham Bagus Priminanda, menjelaskan bahwa "Baperan" yang dijadwalkan dua kali dalam sebulan ini merupakan tempat untuk meningkatan kualitas SDM. Ilham menekankan perubahan paradigma kerja di tahun 2026. Menurutnya, setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh Bawaslu Kota Mojokerto harus memiliki output dan outcome yang jelas bagi masyarakat.

"Terkait IKU di tahun 2026 ini, dalam berkegiatan nantinya kita harus memperhatikan dampaknya seperti apa. Jadi, sudah ada indikator dan sasarannya yang jelas", ujar Ilham.

Sementara itu, Plt Kepala Sekretariat Bawaslu Kota Mojokerto, Fauziah Roikhatul Jannah memaparkan beberapa indikator di masing-masing Divisi. Hal ini berdasarkan Surat Keputusan Badan Pengawas Pemilihan Umum Nomor 284/OT.00/K1/12/2025. Kegiatan juga  diikuti jajaran sekretariat Bawaslu Kota Mojokerto. Dengan semangat efisiensi dan profesionalitas, Bawaslu Kota Mojokerto optimis bahwa kesiapan SDM dan ketepatan strategi di awal tahun ini akan menjadi modal kuat dalam menghadapi tantangan demokrasi di masa depan.