Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Mojokerto Tata Sistem Manajemen SDM Untuk Peningkatan Reformasi Birokrasi

Bawaslu Kota Mojokerto Tata Sistem Manajemen SDM Untuk Peningkatan Reformasi Birokrasi

Ketua Bawaslu Kota Mojokerto, Dian Pratmawati menyampaikan dalam waktu dekat Bawaslu Provinsi akan memperkuat Reformasi Birokrasi. Oleh karena itu perlu adanya manajemen SDM yang baik agar capaian Reformasi Birokrasi semakin meningkat. (16/06/25)

"Bawaslu Provinsi akan memperkuat reformasi birokrasi. Maka kita juga harus bersiap akan hal tersebut, jadi ini salah satu tujuan dari rapat kali ini", ujarnya.

Melihat pada periode yang lalu, dalam penilaian Reformasi birokrasi terdapat 8 area perubahan atau komponen pengungkit. Salah satunya yaitu penataan sistem manajemen sumber daya manusia.

"Jadi ada 8 area perubahan atau komponen pengungkit perubahan Reformasi birokrasi. Yang kita bahas tadi terkait komponen penataan sistem manajemen SDM", tambahnya.

Sementara itu Kasubbag Administrasi Bawaslu Kota Mojokerto, Yoga Ricky Agung Wicaksono menjelaskan secara rinci beberapa poin yang harus dilakukan. Salah satunya adalah Penataan Sistem Manajemen SDM dimana aspek terpenting di dalamnya adalah Analisa Jabatan (Anjab) dan Analisa Beban Kerja (ABK).

Sekretariat Bawaslu Kota Mojokerto memaparkan poin poin reformasi birokrasi

"tiap poin dalam Analisa Beban Kerja ini adalah tugas pokok dan fungsi yang telah kita lakukan sehari-hari. Setelah kita kerja keras saat Pemilu dan Pilkada kemarin yang bekerja dari pagi hingga malam bahkan sampai pagi lagi, nah ini perlu kita analisa kembali mengenai beban kerja pada masing-masing individu. Sehingga setelahnya kita dapat menganalisis ketercapaian target capaian kinerja individu dan organisasi", ujarnya.